Minggu, 09 Desember 2018

Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa ITS Rancang Aplikasi AkuNusa

Berawal dari keprihatinan terhadap punahnya beberapa bahasa daerah di Indonesia, tiga mahasiswa Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merancang aplikasi bernama AkuNusa. Aplikasi inovatif ini mengajak masyarakat untuk ikut melestarikan bahasa daerah di nusantara ini.

Rabu, 05 Desember 2018

Cegah Mubazir, Mahasiswa ITS Rancang Aplikasi Bagi Bagi In

Guna mengatasi tidak meratanya penyaluran makanan di Kota Surabaya, tim mahasiswa Departemen Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang bernamaTim Djotas III menggagas inovasi rancang bangun aplikasi distribusi makanan berlebih. Aplikasi tersebut dinamakan Bagi Bagi In.

Minggu, 02 Desember 2018

Pesona Kapal Bambu ITS Pikat Menteri Perhubungan


Berbagai inovasi di bidang kelautan karya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menarik minat Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI), Budi Karya Sumadi, untuk langsung berkunjung ke kampus Pahlawan ini, Jumat (30/11). Salah satunya yang paling menarik perhatian Menhub adalah kapal bambu Baito Deling.

Sabtu, 17 November 2018

Dosen ITS Ciptakan Alat Deteksi Pernapasan

Melihat minimnya alat deteksi pernafasan di Indonesia, salah satu sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya membuat karya inovatif dengan nama Serat Optik untuk Napas (Senapas). Alat yang dikembangkan oleh Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD bersama Laboratorium Rekayasa Fotonika Departemen Teknik Fisika ITS ini, merupakan sensor yang mampu mendeteksi ragam pernafasan dengan menggunakan serat optik sebagai bahan utama.

Rabu, 14 November 2018

Mahasiswa ITS Permudah Sistem Bagasi Pesawat


Karya inovatif kembali dihasilkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kali ini mahasiswa dari Departemen Teknik Industri yang membuat sebuah inovasi pada sistem bagasi pesawat, sehingga nantinya para penumpang tidak perlu lagi menunggu terlalu lama.
Mereka adalah Farras Rahardini Azizah, Mayangkautserina, Ahmad Avisiena, dan Fachreza Reynaldi. Mereka memberikan inovasi untuk mempercepat penurunan bagasi saat penumpang berada di bandara dalam keadaan penerbangan padat. Pada kasus ini, mereka berhasil berinovasi pada permasalahan di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 3, Cengkareng.