Aku bukanlah wartawan
Penebar cerita buruk dan usang
Akupun bukanlah seorang artis
Yang tersenyum dalam kepalsuan langkah
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Juli 2012
Puisi : RANGKAIAN KATA UNTUK CINTA KU
Ku rangkai kata untuk mu cinta ku
Ku tuliskan satu persatu kesaksian ku pada mu
Ku rangkai kembali kata untuk mu cinta ku
Lembaran penuh noda ku perlihatkan pada mu
Ku tuliskan satu persatu kesaksian ku pada mu
Ku rangkai kembali kata untuk mu cinta ku
Lembaran penuh noda ku perlihatkan pada mu
Senin, 16 Juli 2012
Puisi : TUMBUH
Lagi, waktu pergi tanpa peduli
tinggal jabat tangan kita erat
Kawan!
kemarin nampak kita begitu mungil
bermain air dan mengembara di sawah
kini, harus membelah angin sendiri
menyingkirkan badai sembari berlari
tinggal jabat tangan kita erat
Kawan!
kemarin nampak kita begitu mungil
bermain air dan mengembara di sawah
kini, harus membelah angin sendiri
menyingkirkan badai sembari berlari
Minggu, 24 Juni 2012
Pernahkah..??
Pernahkah..
Saat kau duduk santai
Dan menikmati harimu,
Tiba-tiba kamu terpikirkan
ingin berbuat sesuatu kebaikan
untuk seseorang?

Saat kau duduk santai
Dan menikmati harimu,
Tiba-tiba kamu terpikirkan
ingin berbuat sesuatu kebaikan
untuk seseorang?
Rabu, 04 Januari 2012
Puisi : SILUET WAJAH TERLUKA
Senja berbalut sendu, sembab
tak ada sejengkal tanah kering tersisa
beribu pasang mata terlelap
Berlomba berebut mimpi.
Puisi : ANAK JALANAN
Jemari - jemarimu begitu lentik,
Memainkan dawai malam
Mengalunkan nyanyian
Para perindu rumunsa.
Suara - suaramu begitu menusuk,
Pada lembaran kesunyian kelam.
Jumat, 28 Oktober 2011
Puisi : HANCUR
Di malam lalu,
Semua terasa sendu.
Menghirup alunan pilu,
Hingga lemas jiwaku.
Perih, pedih, dan kaku
Karena tlah membiru,
Hatiku..
Oleh bisa cintamu...
Tersengat sembilu..
diriku...
Pilu bisu..
Malam lalu,
membekukan..
Seluruh nafasku..
Semua terasa sendu.
Menghirup alunan pilu,
Hingga lemas jiwaku.
Perih, pedih, dan kaku
Karena tlah membiru,
Hatiku..
Oleh bisa cintamu...
Tersengat sembilu..
diriku...
Pilu bisu..
Malam lalu,
membekukan..
Seluruh nafasku..
Langganan:
Postingan (Atom)




