Kamis, 05 Januari 2012

Pikiran Kita pun Membutuhkan Vitamin lho..

  Hai teman, bagaimana liburan kalian? Menyenangkan atau malah sebaliknya? Apapun keadaan kalian, Stanley Wijaya selalu setia menemani teman-teman sekalian dalam website kesayangannya yaitu www.faktakita.com. Dan pada postingan kali ini, saya akan share tentang sebuah artikel yang saya baca di suatu majalah, dan hebatnya artikel itu membuat saya lebih memaknai hidup ini. Mau tau? Check it out..


  Judul di atas mungkin menjebak kita untuk memikirkan sesuatu yang berkaitan dengan obat atau vitamin tertentu. Sebenarnya bukan demikian...

  Seperti pada umumnya seorang dokter atau ahli gizi mengatakan kepada kita, agar pola hidup kita harus sehat, supaya kita memiliki tubuh yang sehat pula. Ini sangat benar, bahkan manusia juga membutuhkan vitamin-vitamin tertentu agar tubuhnya sehat. Vitamin ini dapat langsung kita peroleh dalam makanan yang kita makan, tapi ada juga yang harus ditambah melalui suplemen berbentuk tablet atau kapsul.

  Nah, bagaimana dengan pikiran kita? Apakah juga membutuhkan sesuatu agar pikiran kita tetap sehat dan bersih bebasdari segala "kuman" penyakit? Perlu disadari pikiran kita ini setiap detik kita pakai tanpa pernah berhenti. Kadangkala saat kita tidur pun, tanpa kita sadari pikiran kita masih berjalan keras. Hal ini yang kemudian sering membuat kita susah tidur, tidur tidak tenang dan lain sebagainya.

  Teman terkasih, memang betul pikiran kita pun membutuhkan vitamin seperti tubuh kita, yaitu vitamin A, C, 2D, E, dan 2K

Vitamin A adalah "Agape" (Kasih yang Berlandaskan Agape)




  Dalam pikiran kita perlu adanya vitamin ini. Mengapa? Karena seluruh unsur yang ada dalam hidup kita membutuhkan kasih ini, sehingga kita dapat tahan uji dan mengoperasikan pikiran kita dengan penuh kasih dan bijak. Kasih ini adalah berlandaskan kasih agape yang sungguh tanpa syarat seperti yang diteladankan oleh Yesus sendiri. Dengan vitamin "A" ini, maka pikiran kita akan menjadi pikiran yang sehat dan tahan uji dalam keadaan apapun.

Vitamin C adalah "Ceria"
  Hati yang gembira adalah obat dan semangat yang patah mengeringkan tulang. Apa maksudnya? Kalau kita berpikir dengan ceria (bersukacita), seraya itu pula pikiran-pikiran negatif akan lenyap dan di dalam pikiran kita adalah semangat bersukacita / ceria terus. Sehingga dalam menjalani kehidupan kita sehari-hari tidak terlalu bersungut-sungut yang menyebabkan kita tidak dapat mensyukuri apa yang ada dan terjadi dalam hidup ini.

Vitamin 2D adalah "Doa dan Derma"




  Vitamin ini merupakan sebuah kekuatan pikiran dengan memusatkan hidup kita pada komunikasi dengan Sang Pencipta. Doa adalah nafas orang beriman, karena tidak mungkin kita memiliki pikiran yang sehat tanpa yang satu ini. Sedanngkan Derma merupakan sebuah pikiran untuk beramal, hidup berbagi, dan ini membuat pikiran kita tidak serakah dan sombong, sehingga pikiran kita dibawa kepada ucapan syukur dan selalu mau berbagi pada orang yang membutuhkan.

Vitamin E adalah "Empati"
  Melalui rasa empati ini, pikiran kita pun dapat senantiasa memiliki dorongan untuk menjalani hidup dengan penuh rasa syukur dan sanggup menolong orang lain dengan memberi semangat dan bantuan kepada orang lain yang kurang beruntung. Dengan empati, kita pun dapat hidup lebih berguna bagi orang lain, sehingga pikiran kita tidak terjebak dengan ke"aku"an saja.

Vitamin 2K adalah "Kurban dan Kesaksian"
  Melalui vitamin ini, pikiran kita diajak untuk selalu berpikir positif. Dengan memberi kesaksian hidup pada sesama, kesaksian tidaklah selalu hal-hal yang menyenangkan, tetapi juga hal-hal yang tidak menyenangkan. Melalui semua itu kita diajak untuk menggunakan pikiran kita dalam memaknai setiap peristiwa dengan mata iman dan menjadikan pikiran kita lebih positif. Dengan berkurban, kita pun diajak untuk tidak hanya berpikir hal-hal yang diatas kita, tetapi berani melihat hal-hal di bawah yang dialami sesama, sehingga dengan penuh syukur kita dapat membantu mereka yang membutuhkan.

  Vitamin-vitamin di atas perlu kita cukupi, sehingga dalam menjalankan pikiran kita pada kehidupan sehari-hari kita dapat seimbang dan akhirnya membuat kita dapat berpikir positif dan menjauhkan dari hal-hal negatif yang membuat pikiran kita sakit.

  Nah, bagaimana dengan kita sendiri? Apakah kita sudah mengkonsumsi vitamin-vitamin tersebut setiap hari? Atau bahkan belum terpikirkan? Mari, kita bersama-sama mengkonsumsinya, agar pikiran kita sehat dan dapat bermanfaat bagi diri sendiri, sesama dan terutama juga untuk kemuliaan nama Tuhan. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar