Rabu, 04 Januari 2012

Jawaban di Pagi Januari

Pagi itu aku bangun dengan tidak memiliki harapan sama sekali...

karena disuatu tempat yang jauh, kekasih hatiku bangun bersama lelaki yang bukan aku...

karena disuatu tempat yang jauh, belahan hatiku tidak lagi ingat keberadaanku ini...

Jikalau aku memiliki harapan...

itu adalah harapan semoga kekasihku itu selalu bahagia...

walaupun itu bukanlah bersamaku...

walaupun aku tidak akan pernah bahagia...


"mencintai seseorang membuatmu lebih berani. dan dicintai seseorang membuatmu lebih kuat" 

karenanya jika kau melakukan hal-hal baru dan sedikit gila.

kau dapat dipastikan sedang jatuh cinta.

dan...

karenanya jika kau merasa lemah, tidak memiliki harapan.

itu karena kau sedang meragu, apakah kau dicintai atau tidak.


Namun Pagi ini,

aku membaca sebuah kutipan...

 "Di dunia ini....kita lahir sendiri, Mati sendiri, dan yang lainnya hanyalah ilusi..." 

Yang berarti...

apapun yang aku lakukan di dunia pada akhirnya aku akan mati sendirian...

apapun yang aku lakukan untuk cinta separuh hati itu tidak ada maknanya...

alangkah bodoh untuk percaya dengan cinta sejati, yang sejujurnya hanya kalimat naif yang pahit.

aku ragu, apakah aku bisa menyayangi lagi...

NAMUN...

ketika aku bercerita hal ini pada ayah...beliau terlihat ingin memukulku...

ayah begitu marah hingga matanya memerah...

"hidup itu berarti melanjutkan dan mewariskan kebaikan untuk generasi berikutnya.

sudahi drama cinta monyetmu itu.

temukan seseorang yang dimatanya kau bisa melihat binar mata anakmu.

cinta hanya bisa di ucapkkan ketika dia membalas rasa sayangmu...

 bukan untuk seseorang yang bahkan tak bisa melihat isi hatimu..."

aku meminum kopi manisku....tapi entah mengapa, tidak terasa manisnya.


aku telah mencari kalimat yang tepat untuk menghiburmu...

merangkai kalimat itu dengan rima yang tidak ragu...

agar tidak akan terlihat, sedih ini yang juga merindu...

namun izinkanlah aku jujur.

walau catatan ini tidak akan pernah bisa menghibur...

yakinlah bahagia itu selalu ada untukmu...


Spesial request dari Dian Sellinda... #kau-kembalilah-tersenyum.


Sumber : Kumpulan Cerpen dan Puisi (Facebook)
Edited by : www.faktakita.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar